Iklan Header Trilogi 17 Agustus 2026

Sungai Kamarora Sigi Ditangani, 1,4 Km Dinormalisasi dan 150 Meter Tebing Diperkuat

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi ancaman gerusan dan menjaga kawasan permukiman dari dampak aliran sungai, terutama ketika debit air meningkat.

Penanganan tidak berhenti di kawasan sekitar jembatan desa.

Normalisasi dilanjutkan ke bagian hilir Jembatan Desa Kamarora sepanjang 750 meter.

Berdasarkan data penanganan, kondisi dasar sungai pascabencana di lokasi tersebut telah rata dengan area persawahan.

Akibatnya, aliran sungai yang membawa material banjir berpotensi masuk ke kawasan persawahan Desa Kamarora A maupun Desa Kamarora B.

Material hasil penggalian kembali dimanfaatkan untuk membangun tanggul di sisi kiri dan kanan sungai. Tanggul tersebut dirancang untuk melindungi area persawahan di kedua desa.

Dimensi tanggul yang tercantum dalam dokumen meliputi lebar atas 5 meter, lebar bawah 12 meter dan tinggi 4,2 meter.

Penanganan Sungai Kamarora juga menyasar infrastruktur dasar masyarakat.

Di kawasan hulu, dilakukan perbaikan jaringan pipa air bersih yang terdampak gempa dan banjir. Pekerjaan tersebut mencakup pemasangan 9 batang pipa PVC serta 50 sandbag di kawasan hulu Sungai Kamarora.

Rangkaian pekerjaan tersebut menjadi bagian dari penanganan darurat pascabencana untuk mengurangi risiko lanjutan terhadap permukiman, jaringan infrastruktur, bendung irigasi dan lahan pertanian masyarakat.

Dengan normalisasi sungai, pembangunan tanggul serta penguatan tebing menggunakan bronjong, penanganan diarahkan untuk mengembalikan fungsi aliran Sungai Kamarora sekaligus memberikan perlindungan terhadap wilayah yang berada di sepanjang aliran sungai.