Penambang Emas Tewas Tertimbun Longsor di Poso
Empat orang warga dari Desa Tambarana dan Desa Kalora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, meninggal dunia setelah tertimbun longsor material tanah saat melakukan aktivitas pendulangan emas tradisional di sekitar Gunung Peaka.
Kejadian tragis ini dilaporkan terjadi pada Rabu siang 24 Juli 2024, ketika para penambang nekat melanjutkan aktivitas di tengah cuaca buruk.
Baca Juga : Tragedi Tambarana : 4 Penambang Emas Tewas Tertimbun Longsor di Poso
Berdasarkan informasi yang dihimpun Rabu malam 24 Juli 2024, Kapolsek Poso Pesisir Utara, Iptu Kurniadi, dikabarkan telah menerima laporan via telepon dari warga sekitar pukul 12.30 WITA mengenai kejadian tersebut.
Setelah menerima informasi, Kapolsek bersama anggota piket Polsek langsung menuju lokasi kejadian Penambang Emas Tewas Tertimbun Longsor dengan bantuan warga untuk melakukan evakuasi.
Proses evakuasi menghadapi berbagai kendala, termasuk kerusakan mesin kendaraan, namun semua korban akhirnya berhasil diangkat dan dibawa ke rumah duka.
Identitas Korban
Korban tewas dalam kejadian tersebut telah diidentifikasi sebagai:
- Asmar Banggaulu, 30 tahun, dari Desa Tambarana
- Yunus Sapeta, 46 tahun, dari Desa Tambarana
- Djamaludin, 35 tahun, dari Desa Kalora
- Yonas, 47 tahun, dari Desa Kalora
Menurut keterangan saksi, Ardi, seorang warga Desa Tambarana yang berusia 40 tahun, sekitar pukul 12.20 WITA, ia bersama enam rekannya sedang melakukan pendulangan tradisional di Gunung Peaka.
