TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

PEMPROV SULTENG USULKAN TOL TAMBU – KASIMBAR DIMASUKAN DI RPJMN 2020-2024

“Tol Tambu-Kasimbar ini nantinya akan menghubungkan Ibukota baru di Kalimatan dengan wilayah di timur Indonesia seperti Papua, Maluku dan Maluku Utara. Dari ibukota Negara yang baru, kendaraan diangkut dengan fery menuju ke kecamatan Tambu, kabupaten Donggala dan selajutnya kendaraan turun dari fery dan bergerak ke kecamatan Kasimbar kabupaten Parigi Moutong melalui Tol Tambu-Kasimbar yang panjangnya sekitar 20 km. Dari Kasimbar kendaraan diangkut dengan fery menuju ke wilayah timur melalui teluk Tomini. Demikian sebaliknya” jelasnya.

Dijelaskannya efisiensi diperkirakan akan meningkat sampai 40 persen sehingga daya saing kawasan timur termasuk komoditasnya akan meningkat. Sebagai konsekwensi, tambah Hasanuddin Atjo, logis dibangunnya jalan Tol tersebut adalah keharusan membangun pelabuhan fery baik di pesisir Tambu Selat Makassar maupun di Kasimbar teluk Tomini.

“Integrasi moda transportasi laut dan darat harusnya menjadi bagian dari program pemindahan ibukota. Ini akan seksi, karena terbuka peluang sektor swasta berinvestasi melalui regulasi KPBU, Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha. Pemerintah cukup menyiapkan feasibility studi sampai rencana aksinya.” katanya.

Dengan demikian, kata Hasanuddin Atjo, diharapkan nantinya Kawasan Tambu-Kasimbar akan menjadi salah satu simpul Interkoneksi di Sulawesi. Untuk itu pembangunan jalan dan kereta api lingkar Sulawesi bisa menjadi prioritas.

Hasanuddin Atjo mengemukakan bahwa KEK Palu akan fokus kepada industri Pertanian, Perikanan dan Kehutanan yang berorientasi kepada produk nilai tambah. Juga diusulkan pengembangan industri pariwisata yang memanfaatkan keberadaan Manado dan Makassar, yang saat ini telah berperan sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara.

Halaman Selanjutnya :“Harapannya status bandara Mutiara Sis Al-Jufri dapat ditingkatkan menjadi bandara International agar...
Komentar
maks. 1000 karakter
13 Komentar