Ia meminta setiap usulan disampaikan berbasis data dan mengacu pada prioritas daerah.
Sementara itu, Andi Maharani menekankan bahwa kehadirannya sebagai legislator muda DPRD Banggai merupakan bentuk tanggung jawab dalam mengawal aspirasi masyarakat Batui.
“Musrenbang bukan sekadar seremonial, tetapi forum resmi untuk menyerap aspirasi rakyat. Setiap usulan harus dipandang sebagai kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.
Ia memastikan DPRD Kabupaten Banggai akan mengawal hasil Musrenbang hingga masuk dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dengan prinsip pemerataan dan keberpihakan kepada masyarakat.
Tim dari Bappeda Kabupaten Banggai juga melakukan sinkronisasi usulan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Nasional sebagai dasar penyusunan program pembangunan 2027.
