Iklan Header Trilogi 17 Agustus 2026

Geliat Hilirisasi Nikel dan Pangan Dongkrak Arus Peti Kemas di Makassar New Port hingga 24%

Jika dihitung berdasarkan satuan boks, arus peti kemas meningkat 3,7% dari 1,38 juta boks menjadi 1,43 juta boks.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis mengatakan pertumbuhan trafik tersebut mencerminkan tetap terjaganya aktivitas pelabuhan di kawasan timur Indonesia di tengah dinamika perdagangan dan distribusi barang.

“Pertumbuhan trafik kapal, peti kemas, dan penumpang hingga Agustus 2026 mencerminkan peran pelabuhan yang terus menguat dalam mendukung konektivitas serta mobilitas masyarakat dan barang di wilayah kerja Regional 4,” kata Abdul Azis.

Selain Makassar New Port, pertumbuhan arus peti kemas juga tercatat di sejumlah pelabuhan lain.

Pelabuhan Parepare tumbuh 16,3% menjadi 8.190 TEUs, antara lain seiring tambahan layanan peti kemas untuk kegiatan muat beras dan bongkar kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA : Bukan Cuman Nikel, Sulteng Rayu KADIN Garap Hilirisasi Durian dan Rumput Laut

Pelabuhan Kendari mencatat pertumbuhan 15,7% menjadi 109.504 TEUs.

Sementara Pelabuhan Jayapura naik 11,2% menjadi 62.273 TEUs dan Pelabuhan Merauke tumbuh 10,6% menjadi 37.237 TEUs.

Di sisi lain, arus barang nonpetikemas di Pelabuhan Makassar juga meningkat 4,6% dari sekitar 2,65 juta ton menjadi 2,77 juta ton.

Halaman Selanjutnya :BACA JUGA : Digitalisasi Pembayaran di Sulawesi Tengah Makin Masif, Wagub Reny Buka-bukaan Nasib UMKM