TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Dukung Mitigasi Bencana! Begini Cara BPJN Sulteng Bangun Infrastruktur Tangguh di Kota Palu

Rizky Ananda yang juga alumni Mahasiswa lulusan S1 Teknik Sipil Universitas Tadulako itu berharap dengan terlaksananya pembangunan kembali elevated road dan pedestrian jalan dalam Kota melalui program rehab rekon yang dilaksanakan oleh BPJN Sulteng dengan konsep desain Build Back Better ini dapat menjadi infrastruktur tangguh bencana di masa mendatang.

“Revitalisasi arus masyarakat dapat pulih dan pertumbuhan ekonomi bagi warga kota Palu meningkat” harapnya.

Dalam upayanya untuk meningkatkan ketahanan infrastruktur pasca bencana, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PUPR melalui BPJN Sulteng telah mengimplementasikan berbagai strategi, salah satunya adalah melalui pembangunan infrastruktur dengan standar internasional yang memperhitungkan faktor risiko bencana.

Salah satunya pelaksanaan Proyek paket rehabilitasi ruas jalan dalam Kota Palu & rekontruksi penanganan tanggul jalan Rajamoili-Cut Mutia (Coast Area) atau A1 yang ditangani oleh PPK 2.4 Provinsi Sulawesi Tengah, Satker PJN wilayah II yang di desain untuk menghadapi kondisi ekstrim.

BPJN Sulteng Dukung Kelancaran Jalur Logistik Dalam Kota Palu

Selain mendukung upaya mitigasi bencana dalam memulihkan kondisi ruas jalan di beberapa wilayah di Kota Palu, BPJN Sulteng juga memastikan kelancaran jalur logistic dalam kota Palu dengan merehabilitasi 15 ruas jalan dalam Kota.

BPJN Sulteng merehabilitasi 15 ruas jalan dalam Kota mendukung ruas-ruas jalan jalur vital yang berperan penting dalam distribusi logistik di dalam Kota, diantaranya ruas jalan Agus Salim, Dewi Sartika, Durian, H.Hayun, Kangkung, Karanja lembah, KH Wahid Hasyim, Kimaja, Moh Hatta, Moh Yamin, Rambutan, Sisingamangaraja, dan Tolambu.

Kota Palu
Pengaspalan ruas jalan dalam Kota Palu. Foto PPK 2.4 Provinsi Sulawesi Tengah

Sebagian ruas jalan tersebut mengalami kerusakan pasca terjadinya gempa pada tahun 2018 silam, sehingga diperlukan penanganan mendesak, melalui Rehabilitasi dan rekontruksi melalui paket A1 untuk untuk mengembalikan kualitas layanan jalan.

Proyek ini ditangani oleh PPK 2.4 Provinsi Sulawesi Tengah, di Satuan Kerja PJN wilayah II melalui skema pembiayaan Infrastructure Reconstruction Sector Loan (IRSL) merupakan program kerjasama pasca bencana bersama Japan International Cooperation Agency atau JICA yang menangani 12 paket pekerjaan.

Paket Rehabilitasi ruas jalan dalam Kota Palu dan rekonstruksi dan penanganan Tanggul Jalan Rajamoili-Cut Mutia (Coast Area) yang juga disebut A1, telah terkontrak sejak 6 November 2023 lalu dengan durasi waktu pelaksanaan selama 540 hari yang dikerjakan oleh PT Bumi Duta Persada.

Paket A1 meliputi penanganan pada 15 ruas jalan dalam Kota Palu dilakukan berupa pekerjaan lapis perkerasan AC-WC 4 cm, AC-BC 6 cm, dan AC-Base 10 cm. Selain itu, juga dilakukan pekerjaan peninggian badan jalan elevated road ±3 meter di ruas jalan Rajamoili-Cut Mutia, dan sebagian ruas jalan Komodo.