Langkah tanggap darurat dilakukan dengan mengamankan area terdampak serta melaksanakan penanganan sementara guna mencegah meluasnya dampak banjir terhadap bangunan tanggul dan lingkungan sekitar.
Hasil identifikasi lapangan menunjukkan bahwa panjang tanggul yang mengalami kerusakan mencapai sekitar 37 meter dari total panjang 635 meter atau sekitar lima persen dari keseluruhan bangunan.
Selain itu, ditemukan adanya perubahan kondisi perlindungan tanggul, di mana tumpukan material batu dan pasir yang sebelumnya berfungsi sebagai pelindung telah dibuka oleh masyarakat untuk memudahkan akses tambatan perahu nelayan.
Di bagian lain, susunan pasangan batu boulder di sekitar muara sungai juga mengalami perubahan panjang, yang memengaruhi arah dan kecepatan aliran air.
Tanggul yang rusak diketahui berada pada alur sungai lama dengan kondisi tanah dasar yang relatif labil.
