Menanggapi masalah itu anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Muh Masykur, mendesak Pemprov Sulteng melalui DPUBMPR untuk segera melakukan penanganan sementara sebelum perbaikan permanen dilakukan. Menurutnya, akses tersebut sebagai urat nadi masyarakat disana untuk melakukan aktifitas sehari-hari.

“Dinas Bina marga dan tata ruang diminta untuk segera turun ke lokasi untuk melakukan perbaikan sebelum perbaikan permanen dilakukan. Atas ulah mereka akhirnya merugikan banyak orang terutama warga yang keseharianya memanfaatkan fasilitas tersebut untuk kebutuhan aktifitas keseharian,” tegasnya.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sulteng itu juga menyesali aksi tindakan nekat oknum sopir truk pengangkut puluhan batang tiang listrik yang menyebabkan jembatan darurat dari konstrkai balley yang berlokasi di Kecamatan Nuhon itu menjadi terputus. Terputusnya jembatan penghubung dua Kabupaten itu, kata Maskur, menuding kontraktor pengadaan tiang listrik milik PLN bertanggungjawab atas kejadian itu.
“Kontraktor pengadaan PLN harus bertanggungjawab atas tindakannya. Tidak bisa menyalahkan sopir truck yang mereka gunakan. Kami juga sangat menyesalkan tindakan sopir truck yg memaksakan diri kendaraan melewati jembatan yg tdk diperuntukan untuk kendaraan bertonase besar. Tindakan tersebut tidak bisa ditolerir mestinya ada tindakan dilakukan oleh Pemprov atas kejadian tersebut,” tegas politisi dari fraksi partai Nasdem itu, ketika dikonfirmasi Koran Trilogi.
Muh Maskur yang juga anggota DPRD Sulteng itu berharap kedepanaya agar pemerintah desa setempat berperan aktif mengakomodir warganya untuk menjaga dan merawat aset daerah yang menjadi fasilitas public serta meminta kepada pemerinta provinsi untuk mencanangkan kembali program pembangunan kembali infrastruktur jembatan untuk menunjang aktifitas masyarakat.
“Kepada pemerintah desa setempat bersama warga juga diminta untuk menjaga fasilitas negara ini. Tidak bisa lagi ada dibiarkan kendaraan angkutan berat dibiarkan lewat . Untuk kejadian ini komisi 3 DPRD sulteng akan desak dinas bina marga agar mencanangkan program tersebut,” harapnya.
Penulis : Wahyudi / Koran Trilogi
