Ia menjelaskan, metode sampling ini meningkatkan representasi seluruh populasi pemilih secara lebih akurat. Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih, melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner terhadap responden yang telah terpilih secara acak. Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa atau kelurahan terpilih.
Dipenghujung, Faizal menyampaikan, maksud dan tujuan dari survei ini, untuk mengukur popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas kandidat gubernur dan wakil gubernur Sulteng, membaca peta persebaran suara berdasarkan demografi dan preferensi politik/kultural pemilih dan mengukur potenai partisipasi dan kemantapan pemilih.
