Baca Juga : METODE BARU PENANGKAL EXPANSIFE
Saat ini lanjut Subhan, pihaknya menjamin untuk ruas Jalan Tomata – Beteleme, dikabupaten Morowali Utara, siap untuk dilalui kendaraan menjelang libur natal dan tahun baru (Nataru) 2019.
Ruas jalan itu nantinya dipersiapkan untuk membantu kelancaran arus kendaraan. Kendati demikian, proses preservasi jalan dan jembatan sudah dituntaskan namun pihak PT JBM saat ini masih merampungkan sisah pekerjaan yakni dengan pekerjaan marka jalan.
“Aktivitas tim dilapangan masih ada, seperti tim marka yang baru tiba kemarin (Rabu-red) di lokasi proyek. Aktifitas itu nantinya, tentu sedikit agak mengganggu para pelintas di ruas itu, untuk itu para pengguna kendaraan mengemudi perlahan sehingga arus lalu lintas tetap lancar” ujarnya.
Diakuinya progres preservasi jalan Tombet segmen I yang dikerjakan pihaknya, memang sedikit ada kendala yang menyebabkan aktifitas dilokasi proyek sempat terhenti selama sebulan akibat factor cuaca.
Baca Juga : AKIBAT BANJIR, PRESERVASI JALAN TOMBET DIHENTIKAN SEMENTARA
Pada awal bulan Juni lalu, lanjut Subhan, curah hujan yang terjadi diwilayah kabupaten Morowali Utara meningkat hingga terjadi banjir, sehingga aktifitas proyek ketika itu dihentikan sementara, karena semua peralatan kerja milik JBM terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa.

Foto dok PT JBM to Koran Trilogi.
“Saat itu kegiatan kami dilapangan belum bisa berbuat apa-apa, akibat banjir. Hal itu berdampak langsung dengan kegiatan tim kami dilapngan. Aktivitas kami terhambat, bahkan semua peralatan kerja ikut terendam. Jangankan peralatan kami, akses transportasi disana waktu itu sempat putus karena genangan air yang cukup tinggi “ cerita Subhan, kepada Koran Trilogi.


