
Posko ini berada di bawah kendali Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) wilayah I hingga IV.
“Satker wilayah I memiliki sembilan posko, wilayah II lima posko, wilayah III enam posko, dan wilayah IV delapan posko. Setiap posko dilengkapi tempat istirahat, fasilitas ibadah, toilet, dan makanan ringan,” jelas Dadi.
Ia menambahkan bahwa posko juga dilengkapi dengan alat berat dan material yang siap digunakan untuk menangani kerusakan jalan, longsoran, atau dampak cuaca buruk yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.
Peninjauan Langsung oleh Kepala BPJN Sulteng
Kesiapan posko dan infrastruktur jalan nasional ini telah ditinjau langsung oleh Kepala BPJN Sulteng bersama tim.
Peninjauan ini mencakup jalur strategis Trans Sulawesi dan area rawan longsor. Selain memastikan kondisi jalan aman dilalui, tim juga mengevaluasi rambu lalu lintas, penerangan jalan, dan fasilitas di posko Nataru.
“Kami pastikan semua jalur utama Trans Sulawesi dalam kondisi layak. Posko juga disiapkan untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan dengan layanan informasi dan pengaduan terkait kondisi jalan,” ungkap Dadi.
