Eva menambahkan, kebijakan yang ditawarkan pasangan BERANI akan difokuskan pada pemberdayaan petani dan perlindungan komoditas utama Sulawesi Tengah.
“Jangan sampai sektor pertanian kita hanya bergantung pada perusahaan perkebunan besar yang seringkali merampas hak-hak petani,” tegasnya.
Peringatan Hari Tani Nasional tahun ini diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah dan semua pemangku kepentingan untuk lebih memperhatikan kebutuhan petani.
Anwar Hafid menutup dengan harapan, “Selamat Hari Tani 2024, semoga petani di Sulawesi Tengah terus berani menyuarakan hak-haknya dan mendorong sektor pertanian sebagai sumber ekonomi paling maju di daerah ini.”
Dengan berbagai tantangan yang masih dihadapi, dukungan pemerintah menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian di Sulawesi Tengah.
Kehadiran pemerintah yang aktif dan responsif terhadap kebutuhan petani adalah langkah penting untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan dan sejahtera.
