Iklan Header Trilogi 17 Agustus 2026

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Pilih Jalur ‘Tidak Populer’, Strategi Tulus atau Taktik Politik Baru?

Namun, apakah hal tersebut memang merupakan strategi politik atau murni pilihan kepemimpinan, pada akhirnya akan terlihat dari konsistensi Anwar dalam menjalankan pemerintahannya.

Saat ini, pemerintahan Anwar Hafid-Reny Lamadjido tengah mendorong 9  program BERANIstrategis yang menjadi bagian dari agenda pembangunan Sulawesi Tengah.

Program tersebut antara lain Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Menyala, hingga Berani Berintegritas.

Program-program tersebut menjadi ujian konkret bagi pernyataan Anwar mengenai kepemimpinan yang tidak berorientasi pada popularitas.

Sebab, politik tidak hanya diuji melalui pernyataan, tetapi juga melalui keputusan dan hasil kebijakan.

Jika program yang dijanjikan mampu direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sikap Anwar untuk tidak terlalu memikirkan elektabilitas dapat memperoleh legitimasi politik dengan sendirinya.

Sebaliknya, jika kebijakan yang diambil tidak mampu menjawab persoalan publik, narasi mengenai pemimpin yang berani memilih jalur tidak populer justru dapat kehilangan daya tarik.

Karena itu, pernyataan Anwar Hafid mengenai dua periode belum dapat serta-merta disimpulkan sebagai strategi politik tertentu.

Yang jelas, Gubernur Sulteng Anwar Hafid saat ini sedang menempatkan dirinya sebagai kepala daerah yang ingin dinilai dari pekerjaan dan warisan pembangunan, bukan semata-mata dari peluang kembali memenangkan kontestasi politik.

Apakah ini benar-benar strategi tulus untuk bekerja tanpa beban elektoral atau merupakan taktik politik baru yang justru dapat menghasilkan keuntungan elektoral pada waktunya?

Halaman Selanjutnya :Jawabannya akan sangat bergantung pada satu hal, seberapa konsisten Anwar membuktikan pernyataannya...