Karena itu Gubernur Sulteng kedepan selain birokrat yang memiliki jiwa Interpreneur pemimpin yang mampu membawa Sulteng bukan hanya mengalami perubahan segi pembangunan ekonomi tapi juga mampu membawa Sulteng bisa jadi daerah yang memiliki daya saing di Indonesia.
Menurut Misran Lawani saat ini sejumlah nama disebut baik ditengah masyarakat terutama pengguna medsos. Bahkan lewat metode polling, salah satu yang dapat digunakan untuk menjaring aspirasi masyarakat. Metode ini memang hasilnya tidak representatif mewakili populasi. Karena kriteria dari sampel yang baik adalah harus representatif mewakili populasi.
Hasil polling melalui applikasi Polling Kita, tambah Misran, yang menjaring pengguna Medsos dapat memperlihatkan tingkat Preferensi masyarakat terhadap bakal calon Gubernur Sulteng ke depan. Keuntungan dari model penjaringan isu seperti ini adalah mendapatkan informasi secara langsung dari individu Konstituen tanpa adanya Distorsi yang kemungkinan terjadi pada metode-metode lainnya.
“Metode ini memerlukan sumber daya yang relatif besar, dengan melibatkan banyak orang. Hal ini merupakan sisi minus yang perlu dipertimbangkan secara cermat, namun di sisi lain dapat dipandang positif, jlka proses pelaksanaannya dijadikan strategi pemberdayaan kader-kader partai atau jejaring pribadi” kata Misran, kepada Koran Trilogi, belum lama ini.
Dikatakannya hasil polling yang memperlihat jumlah terbanyak dukungan dengan berbagai pilihan calon yang disurvey dapat dijadikan sebagai referensi partai politik untuk menentukan bakal calon Gubernur yang akan bertarung di pilkada tahun 2020 mendatang.


