Dalam keterangannya pria berpangkat tiga melati ini mangatakan selama pelaksanaan ops Patuh Tinombala 2020 Direktorat Lalu Lintas telah melakukan penindakan sebanyak 1.619 dengan rincian 869 tilang dan 750 teguran.
Ia menjelaskan untuk tilang di dominasi oleh pengendara roda dua sebanyak 773 dengan pelanggaran tidak menggunakan helm SNI 503,melawan arus 34,dan 30 pelanggararan berkendara di bawah umur, sedangkan untuk 750 teguran kebanyakan pengendara kendaraan tidak menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker.
Lebih lanjut menurut kingkin sepanjang Operasi Patuh Tinombala 2020 digelar telah terjadi 20 kali insiden kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia 5 orang, luka berat 10 orang, dan luka ringan 19 orang dengan total kerugian sebesar Rp.49.600.000.
