Tim beranggotakan 14 orang, terdiri atas kru penyelamatan, dokter, paramedis, dan personel security, bertolak dari Bandar Udara Khusus Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, membawa perlengkapan SAR serta bantuan awal berupa obat-obatan. Pada fase tanggap darurat, operasi pencarian dan penyelamatan korban menjadi fokus kegiatan dan mendirikan posko layanan kesehatan gratis bagi pengungsi Semeru.
PT Vale Indonesia Tbk juga membuka posko tanggap darurat bencana di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, yang bekerja sama dengan BASARNAS, Polri, dan tim gabungan di bawah koordinasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Baca Juga : Kejar Target, Begini Progres Terbaru Proyek Smelter Vale di Bahodopi dan Pomalaa
Di bawah koordinasi Tim Gabungan ESDM Siaga Bencana, PT Vale Indonesia Tbk berperan aktif dalam mengemban misi kemanusiaan dengan mengirimkan tim tanggap darurat ke sejumlah titik bencana di tanah air. Terakhir, PT Vale Indonesia Tbk hadir membantu korban bencana gempa Mamuju, Sulawesi Barat, pada Januari 2021 silam.
Kepedulian PT Vale Indonesia Tbk pada situasi bencana tak hanya berlangsung saat fase tanggap darurat, tetapi hingga rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, seperti yang dilakukan di lokasi gempa dan tsunami Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, pada 2018.
