DEBAT PERTAMA PILGUB SULTENG, DUA PASANGAN KOMITMEN SEJAHTERAKAN MASYARAKAT

  • Bagikan

Pasangan calon gubernur dan Wakil gubernur Provinsi Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate – Bartholomeus Tandigala dan Rusdi Mastura – Ma’mun Amir sama-sama berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat ditengah pandemi Covid -19 jika terpilih pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Dalam debat publik tahap pertama pilkada Sulteng yang digelar di salah satu hotel di Kota Palu dan disiarkan secara langsung live streaming In’ News TV Sabtu malam 31 Oktober 2020, pasangan Hidayat Lamakarate – Bartholomeus Tandigala menekankan bahwa kesejahteraan masyarakat yang difokuskan, yaitu membangun infrastruktur dari wilayah terpencil dan terluar dengan mengandalkan jaringan dari pemerintah daerah untuk alokasi anggaran dan pelaksanaan nya sehingga akan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kita memanfaatkan jaringan untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur, sebab jika mengandalkan pembiayaan dari APBD kita, itu belum bisa karena PAD kita masih dibawah rata-rata. Nah, ini yang kita dorong terus menerus dilakukan dengan berbasis kinerja yang diukur. Nantinya itu akan terlaksana, baik itu pembangunan infrastruktur jalan kantong produksi dan jalan usaha tani, itu akan kita bangun” papar Hidayat.

Menurut dia, yang dihadapi untuk menyelesaikan berbagai persoalan saat ini, kemampuan kita sebagai inteprenuer untuk berani mengambil kebijakan yang keberpihakan dalam menyelesaikan bagai macam persoalan di masa pandemi saat ini adalah komitmen kita untuk meningkatkan anggaran.

“Potensi yang ada di wilayah kita cukup banyak, itu bisa kita gali melalui kebijakan regulasi dengan melibatkan semua pihak. Nantinya itu akan membuka peluang bagi siapa saja yang akan berinvestasi di daerah kita. Dari 12 Kabupaten dan 1 Kota, itu nanti kita program kan secara bertahap untuk membangun potensi daerah yang dapat meningkatkan PAD kita ” bebernya.

Sementara itu, Rusdi Mastura – Ma’mun Amir yang merupakan calon pasangan dari nomor urut 2, juga menegaskan telah menyiapkan program untuk masyarakat dalam berbagai persoalan ditengah pandemi ini, yakni meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian dan perikanan sebagai sumber daya provinsi untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Sektor pertanian dan Kelautan itu nantinya akan kita maksimal kan, melalui beberapa program yang sudah kami rancang untuk mensejahterakan rakyat. Begitu juga di sektor pertambangan emas, nikel dan gas bumi itu akan kita kelola dengan dengan membuat Perda sehingga alokasi CSR dari perusahaan bisa terkontrol dengan baik, begitu kira-kira!” kata Rusdi Mastura.

Mantan Wali Kota Palu dua periode tersebut juga menjelaskan bahwa wilayah Sulawesi Tengah saat ini cukup banyak potensi yang belum terkelola dengan baik. Bahkan banyak program yang belum menyasar masyarakat bawah. Seperti di sektor kesehatan dan pendidikan, meskipun pemerintah daerah telah mengelola keuangan daerah tiap tahunnya sebesar 4 triliun.

“Jika nanti kami terpilih, perbaikan pelayanan akan kami perbaiki. Tidak ada lagi orang miskin tidak bisa berobat, dan tidak ada lagi anak anak yang putus sekolah. Dan kami juga akan mengalokasikan anggaran 100 miliar tiap Kabupaten untuk mendorong pembangunan daerah sehingga nantinya akan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat, begitu kira-kira “ tegas Cudi sapaan akrabnya.

Pilgub Sulawesi Tengah diikuti dua pasangan calon, yakni Hidayat Lamakarate – Bartholomeus Tandigala dengan nomor urut 1 diusung partai Gerindra, PDI-P, PBB, Berkarya, PSI, Gelora, PKP. Sedangkan pasangan nomor urut 2 adalah Rusdi Mastura – Ma’mun Amir diusung oleh partai pendukung Nasdem, PKS, PKB, Hanura, Perindo, Golkar, Garuda.

  • Bagikan
error: Content is protected !!