Program ini dirancang untuk mengatasi masalah putus sekolah yang masih menjadi tantangan besar di Sulawesi Tengah.
Dengan memastikan semua anak bisa mengakses pendidikan, diharapkan generasi muda Sulteng dapat memiliki masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing.
Dampak sosial program Sulteng NAMBASO diharapkan akan sangat luas. Dengan meningkatkan akses pendidikan, program ini dapat membantu mengurangi angka kemiskinan dan ketimpangan sosial.
Baca Juga : Dapat Restu Demokrat! Anwar-Reny Siap Gebrak Pilgub Sulteng 2024 dengan Koalisi Solid
Anak-anak yang mendapatkan pendidikan yang layak akan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan yang baik di masa depan, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup keluarga mereka.
Selain itu, pendidikan yang lebih baik juga diharapkan dapat menurunkan angka kriminalitas dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan lingkungan.
Pengalaman dan Visi Kepemimpinan Anwar Hafid
Anwar Hafid juga menjawab pertanyaan dari peserta acara “BERANI DIADU” mengenai pengalamannya dalam birokrasi.
“Saya dari birokrasi, jadi ketika terpilih nantinya kita akan memperbaiki sistemnya, tidak ada lagi intervensi dari bawahan tetapi pemimpin yang menguasai sistem birokrasi sehingga sistemnya bisa diperbaiki,” jelasnya.
Menurut Cagub Sulteng Anwar Hafid, seorang pemimpin harus memahami prosedur yang jelas dalam pemerintahan untuk mencegah penyimpangan dan memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan benar-benar berdampak positif bagi masyarakat.
Selain itu, Anwar Hafid menekankan pentingnya konsistensi dalam kepemimpinan.
“Jika pemimpin konsisten, maka tidak akan ada yang bisa mengatur pemimpin ketika memimpin. Selama saya menjadi pejabat di Morowali, alhamdulillah saya tidak pernah diatur oleh orang lain, saya yang mengatur,” ungkapnya. Konsistensi ini dianggap penting untuk menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin.
Tanggapan Terhadap Masalah Pertambangan
Isu pertambangan juga menjadi perhatian Anwar Hafid. Dalam diskusi tersebut, ia menyatakan bahwa dirinya adalah salah satu pejabat yang paling banyak mencabut izin tambang yang merugikan masyarakat.
