“Pemimpin seperti ini diyakini dapat melahirkan visi misi yang original dan inovatif” kata akademisi asal Poso itu kepada yang dihubungi Koran Trilogi.
Menurut Misran sebaiknya pada Pilkada Gubernur Sulteng tahun 2020 bagi setiap figur Cagub harus mampu melahirkan konsep-konsep yang original dan inovatif dari pemikirannya, yang nantinya akan dituangkannya dalam bentuk visi misi arah kebijakan pembangunan daerah Sulteng lima tahun ke depan.

“Visi misi Cagub seharusnya selaras dengan lima prioritas program presiden terpilih Jokowi-Mar’uf, untuk menuju Indonesia Maju dan Hebat pada 2050, sehingga akselarasi pembangunan daerah akan lebih cepat tercapai” jelasnya.
Misran Lawani menilai Visi dan Misi Calon Gubernur (Cagub) di setiap pilkada itu tidak hanya dikatakan penting, tapi sangat penting. Visi dan misi menjadi pegangan buat masyarakat yang akan memilih pemimpin daerahnya masing-masing, dan merupakan hal yang sangat krusial dalam menentukan pilihan.
“Melalui visi dan misi dapat dilihat komitmen seorang Cagub dalam membangun daerah. Visi misi mampu menjadi paradigma dan sekaligus kekuatan penggerak untuk melakukan perubahan” ungkapnya.
