“Meskipun tinggal sekitar sepuluh bulan Hasanuddin Atjo jabat Kepala Bappeda Sulteng, namun dia menjadi pelepas dahaga di tengah 7 tahun the rezim Sulteng yang missing perencanaan dan penganggaran sesuai PP Nomor 17 tahun 2017 tentang sinkronisasi perencanaan dan penganggaran dalam pembanguna nasional” kata Ahlis Djirimu
Karena itu kata Ahlis jika ingin Sulteng mengalami kemajuan disemua aspek saatnya di Pilgub 2020 harus persiapkan bakal calon pemimpin yang visioner yang bukan hanya pandai menata kata tapi juga pandai menata kota.
“Sulteng butuh figur pemimpin seperti Hasanuddin Atjo yang sejauh ini lengkap, konseptor, inventor. Belum lama menjabat Kepala Bappeda bisa meletakan dasar perencanaan sehingga tercipta sinergi intra dan antar daerah di Sulteng” katanya
Dosen Fekon Untad itu menilai tampilnya Hasanuddin Atjo sebagai kandidat bakal Cagub Sulteng tahun 2020 yang telah mendaftar lewat DPD PDIP Sulteng merupakan angin segar untuk kemajuan Sulteng lima tahun mendatang.
