Namun, data administrasi BPJS Kesehatan per akhir September 2026 mencatat sebanyak 207.677 jiwa telah terintegrasi dan terdaftar dalam program BERANI Sehat.
Perbedaan angka tersebut menunjukkan bahwa istilah jangkauan pelayanan dan kepesertaan terdaftar perlu dibedakan ketika membaca capaian program.
Anwar Hafid mengatakan Program 9 BERANI tidak hanya berisi Berani Cerdas dan Berani Sehat.
Program tersebut juga mencakup Berani Lancar untuk pembangunan infrastruktur, Berani Panen Raya di sektor pertanian, Berani Tangkap Banyak untuk perikanan, Berani Menyala untuk elektrifikasi, Berani Berdering untuk pemerataan digital, Berani Berkah serta Berani Berintegritas.
Pemprov Sulteng menyatakan Program BERANI mulai dijalankan sejak Januari 2025 dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan sejumlah sektor pelayanan masyarakat.
Dalam kunjungannya ke Wombo Kalonggo, Anwar menegaskan keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan pemerintah menghentikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemimpin harus mau mencintai rakyatnya terlebih dahulu dan mengurangi beban rakyatnya,” kata Anwar Hafid.
Dengan capaian tersebut, evaluasi hampir dua tahun Program 9 Berani kini tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut seberapa jauh program pendidikan dan kesehatan mampu mengurangi beban masyarakat Sulawesi Tengah.


