“Kami ingin setiap anak muda memiliki peluang untuk mengembangkan dirinya. Baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan kerja yang langsung berhubungan dengan kebutuhan industri,” tegas Anwar.
Selain pendidikan, infrastruktur pariwisata menjadi prioritas pasangan ini. Reny Lamadjido menegaskan pentingnya menjadikan Bandara Sis-Aljufrie di Palu sebagai bandara internasional.
“Dengan akses yang lebih mudah bagi wisatawan mancanegara, sektor pariwisata akan berkembang pesat, membuka lebih banyak lapangan kerja lokal,” ujarnya.
Rencana tersebut selaras dengan Program Lestari 100 Desa Wisata, yang bertujuan untuk mengembangkan potensi wisata di kawasan pesisir dan pedesaan.
Anwar Hafid juga menekankan pentingnya evaluasi izin tambang di Sulawesi Tengah.
Ia berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap aktivitas tambang harus mematuhi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Jika Amdal tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat, izin tambang akan kami cabut,” tegasnya.
