TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

Usia Jalan Dipertanyakan, Proyek Nasional di Buol Didesak Diusut | Jejak Parigi Jadi Cermin !

Hasil reportase media ini di lapangan menunjukkan sejumlah gejala teknis yang mengarah pada dugaan kegagalan konstruksi dini.

Permukaan jalan yang cepat rusak diduga berkaitan dengan kualitas campuran aspal dan proses pelaksanaan.

Dalam standar teknis, kondisi seperti agregat mudah lepas dan lapisan terkelupas dapat disebabkan oleh kadar aspal yang tidak sesuai, gradasi agregat yang tidak memenuhi syarat, atau pemadatan yang tidak optimal.

Jika dugaan ini benar, maka pelaksanaan proyek berpotensi bertentangan dengan Spesifikasi Bina Marga 2018 Revisi 2.

Temuan lapangan mengindikasikan sedikitnya empat persoalan utama diantaranya Struktur jalan diduga tidak mampu menahan beban lalu lintas, Mutu campuran aspal diduga tidak sesuai standar, Sistem drainase tidak berfungsi optimal, dan Bahu jalan gagal menopang perkerasan.

Keempat temuan tersebut mengarah pada satu kesimpulan, dugaan kegagalan konstruksi dini atau premature failure.

proyek infrastruktur bermasalah

Dalam konteks ini, usia jalan seharusnya menjadi indikator utama. Jalan nasional dirancang memiliki umur layanan tertentu. Jika kerusakan muncul lebih cepat, maka ada kemungkinan kesalahan dalam perencanaan atau pelaksanaan.

Untuk memastikan dugaan penyimpangan, investigasi teknis dinilai mendesak.

Sejumlah pengujian perlu dilakukan untuk mengungkap kondisi sebenarnya.

Pengujian itu meliputi uji core drill guna memeriksa ketebalan lapisan, uji CBR untuk menilai daya dukung tanah, serta audit Job Mix Formula (JMF) untuk memastikan komposisi campuran aspal.

Selain itu, pengujian kepadatan dan pemeriksaan kesesuaian antara gambar pelaksanaan dengan spesifikasi teknis juga diperlukan.

Hasil pemeriksaan tersebut dapat menjadi dasar bagi audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sekaligus membuka jalan bagi penelusuran dugaan penyimpangan anggaran.

Pejabat Pembuat Komitmen PPK 1.1 Provinsi Sulawesi Tengah, Novia Endhianata, tidak memberikan tanggapan meski telah dikonfirmasi. Pesan yang dikirim hanya terbaca tanpa respons.

Halaman Selanjutnya :Pihak kontraktor yang secara beruntun mengerjakan proyek sejak 2023 hingga 2025 juga...