Proyek tersebut menjadi contoh konkret bagaimana anggaran negara digunakan untuk kebutuhan nyata di tingkat desa.
Tribun yang dibangun dengan struktur permanen ini diperkirakan akan digunakan tidak hanya untuk pertandingan sepak bola, tetapi juga berbagai kegiatan sosial dan kebudayaan.
Pemerintah desa menyebut proyek ini sebagai awal dari pengembangan sarana olahraga terpadu di wilayah Pulias.
“Semoga ke depan kami bisa mengembangkan fasilitas lainnya, termasuk sarana pendukung untuk latihan dan kompetisi,” kata Aliyas.
Dengan berdirinya Tribun Olahraga Desa Pulias, warga tak lagi sekadar menjadi penonton.
