“Sebuah ransel kelompok MIT tertinggal beserta 2 buah solar Cell, perlengkapan masak, bahan makanan dan parang tertinggal di lokasi baku tembak,” katanya seperti dikutip dari Kumparan.com, Kamis 25 Februari 2021.
Farid menjelaskan setelah mendapat laporan dari tim Satgas Madago, bahwa dua anggota MIT Poso kena tembak dalam aksi penggrebekan itu, hal itu diketahui jika sempat terlihat oleh tim dua MIT Poso itu digotong oleh rekanya.
Dalam kontak tembak itu, tim Satgas Madago sempat dilempari bom lontong, akan tetapi tidak meledak. Setelah dibalas dengan tembakan, kelompok itu berhamburan menyelamatkan diri dengan cara melompat ke dalam jurang.


