Kepala DKP Sulteng, Dr. Yopie M.I. Patiro, menjelaskan bahwa seluruh pembiayaan bantuan benih ikan nila ini bersumber penuh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Investasi fiskal daerah ini merupakan bagian dari realisasi program unggulan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido yang bertajuk “Program Berani Tangkap Banyak”.
Fokus utama program ini adalah melakukan modernisasi perikanan budidaya guna menciptakan rantai pasok (supply chain) pangan yang lebih tangguh di tingkat desa.
BACA JUGA : Digitalisasi Pembayaran di Sulawesi Tengah Makin Masif, Wagub Reny Buka-bukaan Nasib UMKM
Bagi Bank Indonesia, keterlibatan aktif dalam replikasi kemitraan budidaya perikanan berbasis teknologi seperti bioflok merupakan bagian dari peta jalan jangka panjang penanganan inflasi komoditas pangan dari hulu ke hilir.


