“Ini bukan hanya sekadar perbaikan fisik, melainkan pemberian harapan baru bagi kami semua di SD Islam Nurul Ihsan Tolitoli,” katanya.
BACA JUGA : Anwar Hafid Keluarkan ‘Jurus Jitu’ Berani Cerdas Sulteng, Bawa Beasiswa ke Panggung Nasional
Persoalan banjir menjadi salah satu faktor penting dalam revitalisasi SD Islam Nurul Ihsan Tuweley. Sekolah tersebut diketahui kerap terdampak banjir ketika aliran Sungai Bendungan Tuweley meluap.
Kondisi tersebut bahkan menjadi bagian dari rekomendasi Badan Penanggulangan Bencana di Tolitoli dalam kaitannya dengan kebutuhan penanganan sekolah yang berada di kawasan rawan bencana.
Dengan kondisi tersebut, pembangunan infrastruktur sekolah menjadi kebutuhan untuk menciptakan ruang belajar yang lebih aman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026 Kemendikdasmen sendiri mencakup perbaikan ruang kelas serta pembangunan dan pembenahan sejumlah fasilitas pendukung pendidikan.
Di SD Islam Nurul Ihsan Tolitoli, fasilitas yang dibenahi antara lain ruang kelas, sanitasi atau WC, perpustakaan, UKS, pagar sekolah serta sarana dan prasarana pendukung lainnya, termasuk mobiler untuk ruang kelas dan perpustakaan.
Hingga awal Oktober 2026, progres pembangunan SD Islam Nurul Ihsan Tolitoli telah mencapai sekitar 70 persen.
BACA JUGA : Tinggal Sedikit Lagi ! Jalan Trans Sulawesi Tolitoli-Silondou Dibikin Mulus, Progres Capai 87,72%


