Selain jalan sehat, reuni ini juga diisi dengan berbagai kegiatan, seperti temu kenang, pembagian bingkisan untuk para guru, serta sejumlah perlombaan yang melibatkan peserta dari berbagai angkatan.
“Kegiatan ini bertujuan memperkokoh hubungan antaralumni, guru, dan murid, serta mendukung regenerasi yang lebih baik di bidang pendidikan,” tambah Ibrahim.

Syahrin Adjipase, salah satu perwakilan guru, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini.
“Guru tidak pernah menjadi mantan guru. Semua kesuksesan kita berawal dari pendidikan yang kita dapatkan di sini. Banyak kenangan dan pembelajaran yang membawa kita ke titik ini,” tuturnya.
Dukungan penuh juga diberikan oleh pemerintah desa setempat. Afendy, perwakilan pemerintah Desa Malei Tojo, menyampaikan rasa syukur atas kesuksesan acara tersebut.
“Momentum seperti ini sangat penting untuk menghidupkan kembali memori masa lalu dan memperkuat ikatan kekeluargaan. Semoga tradisi ini dapat terus berlanjut,” katanya.
