“Fitnah-fitnah itu terus dikembangkan,” ujarnya.
Meski demikian, Ahmad Ali memastikan dirinya tidak akan mundur menghadapi tekanan tersebut. Ia bahkan memberikan jaminan kepada kader PSI di Sulawesi Tengah bahwa dirinya akan terus berdiri bersama partai.
BACA JUGA : Ahmad Ali Kirim Sinyal, PSI Tembus Benteng Lama
“Percayalah masyarakat Sulawesi Tengah, saya tidak akan pernah mempermalukan kalian karena kasus-kasus seperti itu. Saya bukan seorang penjahat, apalagi pencuri,” tegasnya.
Ahmad Ali kemudian meminta kader PSI tidak terpengaruh oleh isu tersebut. Ia menginstruksikan kader memperkuat konsolidasi untuk menghadapi pertarungan politik 2029.
Menurutnya, PSI memiliki peluang untuk kembali memperbesar kekuatan politiknya jika seluruh kader bergerak secara terorganisasi.
“Saya yakin, kalau kita bersama-sama bergandengan tangan dan melakukan konsolidasi membangun partai ini, kita menjadi pemenang,” katanya.
Di tengah klaim adanya upaya pelemahan, Ahmad Ali justru memasang target tinggi bagi PSI pada Pemilu 2029.
Ia menargetkan PSI masuk jajaran tiga atau empat besar partai politik nasional.
“Di Pemilu 2029 nanti, PSI akan berdiri di deretan partai besar. Siap jadi pemenang tiga atau empat besar,” ujar Ahmad Ali.
Ahmad Ali juga menyatakan siap mempertaruhkan namanya untuk memenangkan PSI, termasuk di Sulawesi Tengah.
Dengan demikian, isu mengenai dugaan “jegalan” justru ditempatkan Ahmad Ali sebagai bagian dari pertarungan politik yang lebih besar menuju Pemilu 2029.


