PARIGI MOUTONG – Proyek pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, senilai Rp8,7 miliar resmi tuntas dan telah dilakukan Provisional Hand Over (PHO) pada 17 Februari 2026.

Pekerjaan yang dikontrak sejak 16 Mei 2025 itu sempat mengalami dua kali addendum akibat kendala teknis dan nonteknis, sebelum akhirnya rampung 100 persen.

Berdasarkan dokumen kontrak Nomor 027/003/KONTRAK/PP-JK/PERPUSTAKAAN/V/2025, nilai pekerjaan tercatat sebesar Rp8.791.779.553 dari pagu anggaran Rp10 miliar.

Proyek pembangunan perpustakaan Parigi Moutong tersebut merupakan bagian dari subkegiatan pembangunan dan pemeliharaan sarana perpustakaan di tempat umum yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota.

Kontraktor Pelaksana CV Arawan, Stenly alias Oktavianus Wiro, menjelaskan perjalanan proyek perpustakaan Parimo tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Ia menyebutkan terdapat sejumlah kendala di lapangan yang menyebabkan perlunya penyesuaian waktu melalui addendum kontrak.

“Kontrak awal dimulai 16 Mei 2025. Dalam pelaksanaannya ada beberapa kendala teknis maupun nonteknis, sehingga dilakukan dua kali addendum. Namun seluruh pekerjaan akhirnya dapat kami selesaikan dan sudah PHO pada 17 Februari 2026,” ujar Stenly, Rabu (25/2/2026).

Perpanjangan waktu pertama diberikan selama 50 hari, terhitung sejak 14 Desember 2025 hingga 2 Februari 2026.

Meski progres pembangunan tergolong mengalami deviasi tipis, masih terdapat beberapa item pekerjaan yang harus disempurnakan.

Menurut Stenly, pekerjaan yang menjadi perhatian pada tahap akhir antara lain pemasangan kaca serta penyelesaian kanopi bangunan.

Setelah dilakukan addendum kedua, seluruh item pekerjaan berhasil dirampungkan sesuai spesifikasi teknis.

“Fokus kami saat itu memastikan seluruh bagian, termasuk detail finishing, benar-benar selesai sebelum PHO. Alhamdulillah pada 17 Februari 2026 proyek ini dinyatakan tuntas 100 persen,” katanya.

Ia menambahkan, proses addendum telah melalui mekanisme dan konsultasi dengan pihak terkait, termasuk unsur pengawasan, sehingga penyelesaian proyek tetap sesuai ketentuan administrasi dan teknis.

Secara fisik, gedung perpustakaan Parigi Moutong kini telah berdiri dengan konstruksi yang lebih representatif dan modern.

Bangunan tersebut diproyeksikan menjadi pusat layanan literasi bagi masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.

Dengan selesainya proyek Gedung Perpustakaan Parigi Moutong Rp8,7 miliar dan telah PHO pada 17 Februari 2026, fasilitas tersebut diharapkan segera difungsikan untuk menunjang pelayanan perpustakaan daerah.

Proyek perpustakaan Parimo ini menjadi salah satu infrastruktur strategis bidang pendidikan yang direalisasikan pada tahun anggaran 2025 dan rampung pada awal 2026.