“Kami tengah menuntaskan bahu jalan dengan mutu beton fc 20 MPa,” ujar Eko dalam keterangannya, Rabu (12/11).
Dua titik lainnya masih dikerjakan melalui penguatan lereng dengan bronjong angkur untuk menstabilkan struktur tanah di area rawan longsor.
Pekerjaan ini ditargetkan rampung dalam sepekan mendatang sebelum dilanjutkan ke tahap akhir pengaspalan dan pengerasan bahu jalan.
Proyek bernomor kontrak HK0201-8014.5.2/90 itu dikerjakan oleh CV Bangkit Persada dengan nilai Rp 4,45 miliar.
Meski kondisi tanah di beberapa segmen ruas Laulalang–Lingadan tergolong labil, Eko memastikan situasi lapangan tetap terkendali.
