Berdasarkan data per 21 Agustus 2026, realisasi fisik proyek mencapai 67,366%, sedangkan target yang direncanakan sebesar 66,594%.
BACA JUGA : MANTAP! Pilot Project SBSN Tolai Sausu Tancap Gas, Progres Terus Menanjak
Artinya, realisasi pekerjaan masih lebih tinggi 0,772% dibandingkan rencana.
Hikmawati mengatakan progres pekerjaan sempat mengalami perlambatan setelah terjadi kabar duka karena seorang pengemudi meninggal dunia.
Kondisi tersebut membuat aktivitas pekerjaan berhenti atau stagnan selama beberapa hari.
“Agak turun karena kemarin berduka ada driver meninggal, jadi stagnan beberapa hari karena tidak kerja. Sekarang sudah di-gas kembali,” kata Hikmawati.
Meski sempat mengalami stagnasi, pekerjaan kembali dilanjutkan dan dikebut. Kondisi tersebut tercermin dari posisi realisasi yang masih berada di atas target pekerjaan.
Dalam pelaksanaan proyek Jalan Tolai-Sausu, masih terdapat sejumlah item pekerjaan yang harus diselesaikan.
Item pekerjaan tersisa meliputi Galian Biasa (Widening), LPB, LPA, LPS, serta marka jalan.


