“Rabat, Klas S, Marka dan Rencana paling lambat awal desember PHO, Semoga November bisa tuntas,” ujar Hikmawati saat dikonfirmasi mengenai sisa pekerjaan dan rencana serah terima pertama atau Provisional Hand Over (PHO).
Target tersebut lebih cepat dibandingkan jadwal PHO dalam dokumen kontrak yang tercatat pada 31 Desember 2026.
Paket Preservasi Jalan Tolai-Sausu berada di bawah Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II, BPJN Sulawesi Tengah, melalui PPK 2.3 Sulawesi Tengah.
Proyek SBSN Tolai-Sausu ini mencakup pemeliharaan rutin jalan sepanjang 102,52 kilometer, pelebaran menuju standar sepanjang 19,11 kilometer, rehabilitasi jembatan sepanjang 111,60 meter, serta penanganan drainase sepanjang 2,65 kilometer.
BACA JUGA : Proyek Jalan Tinombo Toboli 2026 Tembus 61,90%, Surplus di Tengah Kelangkaan Aspal dan BBM
Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari penanganan Jalan Nasional Parigi Moutong untuk menjaga kondisi dan meningkatkan pelayanan infrastruktur jalan.
Dengan realisasi fisik yang telah melampaui 92 persen, penyelesaian sisa pekerjaan menjadi tahapan penting sebelum proses serah terima.
Meski Progres Jalan Tolai Sausu secara keseluruhan telah melampaui target, penyelesaian pemeliharaan rutin jalan dan pemenuhan persyaratan teknis tetap perlu dipastikan sebelum PHO dilaksanakan.


