“Guru adalah arsitek generasi unggul. Melalui SDOP, kami ingin memastikan transformasi pendidikan dimulai dari ruang kelas, dengan guru sebagai pendorong perubahan positif,” tegas Didit.
Ia menambahkan bahwa program ini diharapkan melahirkan katalis kemajuan pendidikan, tidak hanya di Banggai, tetapi juga di seluruh Sulawesi Tengah.
Keberhasilan program ini didukung penuh oleh Kolaborasi DSLNG dan Pemerintah Banggai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banggai.
Kemitraan strategis ini melibatkan sembilan Guru Penggerak lokal yang bertindak sebagai narasumber dan fasilitator utama selama tiga batch yang akan berlangsung hingga November 2025.
Baca Juga : Kementerian Pekerjaan Umum & Keuangan Tinjau Proyek ‘RAKSASA’ di Palu
