Baca Juga : Paket IJD Morowali Mulai Ngebut, Progres Rekonstruksi Dua Ruas Jalan Strategis Capai 50%
Menjelang Nataru 2025, kondisi ruas jalan yang sebelumnya rawan lubang, khususnya di segmen Taripa–Pape–Tindantana, telah ditangani.
Hal ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus lalu lintas serta meningkatkan aspek keselamatan pengguna jalan selama periode puncak mobilitas akhir tahun.
Paket ini juga tercatat sebagai bagian dari penanganan longsoran Taripa yang menunjukkan tren positif, dengan penyelesaian mayoritas pekerjaan utama lebih cepat dari target.
Sesuai jadwal, pihak penyedia jasa berencana mengajukan Provisional Hand Over (PHO) pada Desember, sejalan dengan target penyelesaian akhir proyek pada 31 Desember 2024.
Dengan rampungnya proyek Preservasi Jalan Taripa Beteleme, pemerintah berharap konektivitas jalan nasional di wilayah Sulteng- Sulsel semakin andal, sekaligus mendukung kelancaran arus logistik dan perjalanan masyarakat selama libur Nataru 2025.


