SULTENG — Proyek rehabilitasi madrasah di Sulawesi Tengah mulai menunjukkan hasil.
PHTC 1 Sulteng kini mencatat progres fisik di atas 95%, bahkan sejumlah ruang yang telah rampung mulai dipakai untuk kegiatan belajar mengajar.
Capaian tersebut menandai proyek senilai sekitar Rp19,68 miliar itu memasuki fase akhir.
Sebanyak 12 madrasah menjadi bagian dari paket Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Provinsi Sulawesi Tengah 1 yang dibiayai APBN.
Proyek ini dilaksanakan oleh PT Karya Putera Mandiri Adisarana melalui pendanaan APBN dari Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK Sulteng).
Berdasarkan data dari PT Karya Putera Mandiri Adisarana, progres rata-rata pekerjaan di sejumlah lokasi telah berada di atas 95%.
Fokus pekerjaan kini bergeser pada penyelesaian bagian-bagian akhir dan sejumlah item pendukung.
Berdasarkan papan informasi proyek, kontrak awal menetapkan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender sejak 17 November 2025.
Dalam pelaksanaannya, masa pekerjaan kemudian mengalami penyesuaian berdasarkan addendum menjadi 275 hari kalender.


.png)