TERKINI
Update cepat: berita terbaru tersaji sepanjang hari.

PESTA PORA SPAM PASIGALA

Sehingga APBD ikut digandengan dalam proses pengganggaran. Tentunya dengan alih alih upaya pemerintah untuk menambah ketersediaan SPAM regional selain untuk meningkatkan pelayanan dan kebutuhan air minum yang layak bagi masyarakat, karena saat ini baru sekitar 24-25% masyarakat yang mendapat layanan air minum perpipaan secara nasional.

Pembangunan SPAM PASIGALA ini merupakan bagian dari program pencapaian MDGs Tahun 2015. Dalam kegiatan SPAM Pasigala, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air yang dalam hal ini dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III berperan dalam perencanaan dan pembangunan konstruksi intake dan jaringan transmisi hingga Desa Oloboju, Kecamatan Sigi Biromaru.

Dibulan Oktober Tahun 2015, Anggaran sharing (SPAM) regional (Pasigala) dari APBD Sulteng sempat dipersoalkan sejumlah anggota DPRD Sulteng. Ketika itu Anggaran tersebut dinilai tidak jelas dan masuk dalam APBD tanpa sepengetahuan badan anggaran. Dalam rapat gabungan Komisi II dan III DPRD Sulteng bersama tim anggaran pemerintah daerah yang dipimpin Kepala Bappeda Prof Patta Tope, tepatnya pada Selasa 27 bulan oktober 2015, beberapa anggota DPRD mempertanyakan anggaran sharing sebesar Rp66 miliar dengan rincian Rp7,2 miliar pada Perubahan APBD 2015 dan Rp68,8 miliar pada RAPBD 2016.

Sejumlah Politisi dari fraksi PDIP, Golkar, dan Nasdem mengakui tidak pernah membahas anggaran sharing SPAM Pasigala dalam APBD 2015 maupun Perubahan APBD tahun 2015. Ketika itu, pada bulan Agustus 2015, rapat badan Musyawarah (Banmus) DPRD pernah membicarakan SPAM Pasigala. Namun rapat menolak memasukkan dalam agenda DPRD, karena dianggap tidak jelas ketika itu. Tidak main main Anggarannya pun mencapai Rp339 miliar.

Dana sharing Provinsi Rp66 miliar dan kabupaten, kota Rp13 Miliar, itu dituntut dan harus diperjelas siapa bertanggungjawab dan siapa yang akan kelola nantinya tentunya hal ini dilakukan berdasarkan presntase kebutuhan teknis. Pada  Pembahasan Perubahan APBD 2015 dianggap selesai, namun anehnya dengan kebijakan umum anggaran (KUA) dan Prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) 2016.

Setahun sebelumnya tepatnya Pada tanggal 28 dibulan April 2014 lalu,Direktur Pengembangan Air Minum (PAM), Ditjen Cipta Karya, Kementerian PU, Ir. Danny Sutjiono bertemu Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, di Kantor Gubernur Sulteng di Palu. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka konsolidasi kesiapan Pemerintah Provinsi Sulteng terhadap pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Pasigala. SPAM Pasigala adalah program penyediaan air minum dengan prinsip regional yang mencakup wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala dengan fasilitasi Pemerintah Provinsi Sulteng.

Related posts:

Halaman Selanjutnya :Proses penyiapan SPAM Regional Pasigala dilakukan Pemprov Sulteng dengan berkoordinasi intensif bersama...
Komentar
maks. 1000 karakter
    Jadilah yang pertama berkomentar.