Senada dengan itu, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menilai Peresmian Jembatan Palu 4 dan Elevated Road menjadi tonggak penting pembangunan kota.
Ia menyebut infrastruktur tersebut telah menjelma menjadi landmark baru sekaligus penggerak konektivitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan pesisir.
“Ini bukan sekadar jembatan, tetapi kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah. Kami ingin kawasan ini tertib, aman, dan memberi manfaat ekonomi tanpa mengganggu fungsi utama lalu lintas,” kata Hadianto.
Pemkot Palu, lanjutnya, telah menyiapkan proyek pendamping di kawasan pesisir atau waterfront guna mengakomodasi aktivitas masyarakat tanpa mengganggu jalur utama elevated road.
Penataan pelaku UMKM juga akan dilakukan agar tetap memberi ruang ekonomi bagi warga, khususnya dari Kampung Lere.
Baca Juga : Jalan Rajamoili Komodo Rampung Total, Perkuat Konektivitas & Ketahanan Pesisir Kota Palu
Sementara itu, Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Bambang S Razak, menegaskan bahwa pembukaan akses dilakukan setelah melalui tahapan teknis dan uji keselamatan yang ketat.
Menurut dia, proyek ini dirancang bukan hanya sebagai penghubung transportasi, tetapi juga sebagai infrastruktur mitigasi bencana.
