Uni Kontraktor pelaksana CV Cahaya Prima yang dikonfirmasi seperti dilansir disalah satu media online di Palu menjelaskan jika proyek tersebut dikerjakan secara asal. Kontraktor pengadaan komputer yang juga mengerjakan proyek dermaga di Kasimbar ini menyatakan bahwa bronjong tersebut memang sudah pernah disapu air bah, sehingga nampak seperti bronjong yang dikerja secara asal-asalan.
“Tidak ada dikerjakan secara asal. Itu foto-foto (yang ada pada wartawan) adalah foto foto proyek bronjong di Desa Sidoan setelah ada banjir”, kata Uni.
Uni juga mengaku bahwa dirinya menderita kerugian karena, pada waktu banjir menerjang proyek yang sedang ia kerjakan, banyak kawat bronjong baru miliknya ikut hanyut tersapu air.
