Baca Juga : Eks Kadis Bina Marga Sulteng Ungkap Fakta Soal VT Ahmad Ali & Kesalahpahaman Muhidin Said !
Selama ini, menurut dia, upaya pemerintah lebih banyak terfokus pada peningkatan pendapatan masyarakat melalui bantuan-bantuan, namun mengabaikan pentingnya pembangunan infrastruktur.
“Sangat sulit menurunkan kemiskinan jika kedua pendekatan tersebut tidak dilakukan secara bersamaan,” tambah Djafar.
Banyak infrastruktur di Sulawesi Tengah yang masih belum layak dan memadai. Jalan yang rusak parah, akses listrik yang belum merata, serta minimnya infrastruktur digital seperti internet, menjadi hambatan besar bagi masyarakat untuk mengakses peluang ekonomi yang lebih baik.
Situasi ini, menurut Syaifulah Djafar, tidak hanya mempengaruhi kualitas hidup, tetapi juga membatasi kemampuan masyarakat untuk berkembang dan keluar dari jeratan kemiskinan.
Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan bahwa tingginya angka pengangguran di wilayah ini turut memperburuk kondisi ekonomi masyarakat.
Infrastruktur yang tidak memadai berperan besar dalam membatasi aktivitas ekonomi, yang pada gilirannya memperlambat laju pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.
