BACA JUGA : Digitalisasi Pembayaran di Sulawesi Tengah Makin Masif, Wagub Reny Buka-bukaan Nasib UMKM
Sejumlah komoditas unggulan Sulawesi Tengah seperti pertanian, perkebunan, perikanan, kelapa, kakao, durian dan rumput laut juga dinilai memiliki peluang ekonomi.
Di sektor pertanian, Pemprov Sulteng menargetkan pencetakan sawah baru sekitar 3.000 hektare. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat produksi pangan dan mendorong Sulteng menjadi salah satu lumbung pangan.
Sementara itu, potensi durian Sulawesi Tengah juga disebut telah memiliki pasar. Pemerintah mendorong agar komoditas tersebut tidak hanya dipasarkan dalam bentuk buah segar, tetapi dapat dikembangkan melalui pengolahan dan penguatan rantai pasok.
Potensi rumput laut juga menjadi bagian dari sektor yang dapat dikembangkan, termasuk untuk memperluas akses perdagangan dan pasar ekspor bagi pelaku usaha pesisir dan UMKM.
BACA JUGA : Tak Hanya Nikel | Sulteng Siapkan Hilirisasi Kelapa hingga Rumput Laut, Ini Kata Wagub Reny
Pemprov Sulteng juga berencana menggelar pertemuan sekitar 1.000 UMKM se-Sulawesi Tengah pada 28 September mendatang. Pertemuan itu ditujukan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha sekaligus membuka akses pasar ekspor.
“Kita bersama-sama, bergandengan tangan, bersinergitas antara Provinsi Sulawesi Tengah dan KADIN Provinsi Sulawesi Tengah,” kata Reny.


