Kasus ini bermula ketika Yahdi Basma ditengarai memenyebarkan hoax yang menyebut bahwa Gubernur Sulteng Longki Djanggola yang juga Ketua DPD Gerindra Sulteng ikut membiayai kegiatan ‘people power’ menjelang pengumuman hasil Pilpres oleh KPU pusat di Jakarta.
Sampai berita ini diturunkan, Gubernur Longki masih didiambil keterangannya di SPKT Polda.
Penulis : Wahyudi / Koran Trilogi
