Pondasi menggunakan sistem borepile sedalam 58 hingga 62 meter dengan diameter 1,8 meter untuk memastikan daya dukung optimal.
Struktur atas ditopang dua pier utama dengan desain pilar streamline yang mampu meminimalkan tekanan gelombang tsunami.
Selain itu, konstruksi jembatan didesain dengan periode ulang gempa hingga 1.000 tahun.
Baca Juga : Buka Tutup Jalan Tolai Sausu Berlaku hingga Maret 2026
Peningkatan elevasi atau clearance juga diterapkan guna mengurangi risiko dampak gelombang ekstrem di masa mendatang.
Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Bambang S Razak, ST,.MT, menegaskan seluruh tahapan pembangunan telah memenuhi standar keselamatan.
“Jembatan Palu IV pada prinsipnya sudah memenuhi seluruh ketentuan, termasuk hasil uji struktur dan audit keselamatan jalan,” ujarnya.
Sebelum difungsikan penuh, Jembatan Palu 4 dan elevated road sepanjang 5 kilometer yang terhubung dari Jalan Cumi-cumi Taman Ria hingga Jalan Komodo Talise telah menjalani audit keselamatan serta uji beban (loading test).
BPJN Sulteng juga menggelar uji coba lalu lintas (open traffic) selama dua jam untuk memastikan kesiapan infrastruktur, termasuk kondisi badan jalan, jembatan, marka, dan rambu lalu lintas.
Menurut Bambang, hasil uji coba menjadi bahan evaluasi apabila ditemukan aspek teknis yang perlu disempurnakan.
