Baca Juga : Satker PJN 2 Sulteng Ungkap Kondisi Terkini 585,92 Km Jalan Nasional
Lebih dari itu, keberadaan jalan yang baik menjadi faktor penting dalam mendukung distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat.
“Upaya ini dilakukan untuk menjaga kondisi jalan tetap mantap serta mendukung konektivitas dan mobilitas warga,” kata Frangky Eka.
Melalui Inpres Jalan Daerah Tojo Una-Una, pemerintah juga berupaya memperkuat rantai pasok sektor pangan dari tingkat desa hingga pasar.
Infrastruktur jalan yang memadai dinilai menjadi prasyarat penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kedaulatan pangan daerah.
Keberadaan jalan yang lebih baik diharapkan mampu menekan biaya transportasi, mempercepat waktu tempuh, serta membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.
Selain memperlancar aktivitas warga, proyek Rekonstruksi Jalan Bugi Kalemba juga mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat di Kabupaten Tojo Una-Una.
Dengan rampungnya pekerjaan senilai Rp26,28 miliar tersebut, BPJN Sulawesi Tengah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya menjadi instrumen peningkatan konektivitas, tetapi juga bagian dari strategi mendukung swasembada dan mewujudkan kedaulatan pangan melalui penguatan akses wilayah produksi di Sulawesi Tengah.
