“Hardiknas bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan mutu pendidikan nasional, khususnya di Kabupaten Tolitoli,” ujar Asrul saat membacakan sambutan.
Ia juga mengingatkan kembali filosofi pendidikan dari Ki Hajar Dewantara, yakni Ing Ngarsa Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani, yang menekankan peran penting pendidik sebagai teladan, penggerak, dan pemberi dorongan bagi peserta didik.
Peringatan Upacara Pendidikan Tolitoli ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mendorong kemajuan pendidikan di daerah.
Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, Tolitoli menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
