Morowali Utara – Di bawah kendali Warda Dg Mamala, Golkar Morowali Utara tengah memasuki fase penting konsolidasi internal menjelang Musyawarah Daerah yang akan digelar pada akhir Desember 2025.

Bagi Partai Golkar di wilayah ini, Musda bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, melainkan penanda arah kepemimpinan dan kekuatan organisasi ke depan.

Sebagai Ketua DPD II Golkar Morowali Utara sekaligus Ketua DPRD Morowali Utara, Warda Dg Mamala memposisikan Musda sebagai ruang strategis untuk merawat soliditas partai.

Ia menekankan bahwa seluruh proses Persiapan Musda Golkar Morut diarahkan untuk memperkuat struktur, bukan sekadar menggugurkan kewajiban organisasi.

“Yang kami jaga adalah kebersamaan dan disiplin kader,” kata Warda yang dikutip dari Beritamorut.

Dalam beberapa bulan terakhir, DPD II Golkar Morowali Utara mengintensifkan komunikasi dengan pengurus kecamatan hingga desa.

Langkah ini menjadi bagian dari Konsolidasi Partai Golkar Morut agar seluruh elemen memiliki persepsi yang sama menjelang Musda Golkar Morut 2025.

Menurut Warda, konsolidasi ini penting untuk memastikan keputusan strategis partai lahir dari proses yang inklusif.

Penguatan internal tersebut juga dinilai sebagai upaya menjaga Soliditas Golkar Morowali Utara di tengah dinamika politik lokal yang semakin kompetitif.

Golkar Morut, kata Warda, harus tetap tampil sebagai partai yang stabil, terorganisasi, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Musda akhir tahun nanti diharapkan menjadi titik temu antara evaluasi kepengurusan lima tahun terakhir dan perumusan strategi baru.

Di tangan Warda, Golkar Morowali Utara berupaya menegaskan diri bukan hanya sebagai mesin politik elektoral, tetapi sebagai organisasi yang konsisten membangun kekuatan dari bawah.

Dengan fondasi itu, Golkar Morut menatap agenda politik mendatang dengan percaya diri.