
Dia mengemukakan, pertanda “bahaya” kelak dapat disampaikan bukan hanya melalui bunyi sirene saja.
“Ketika bencana terjadi, bunyi kentungan, tiang listrik maupun panci juga bisa dipakai sebagai tanda bahaya bencana” Tekanya.
Pada kegiatan itu, sejumlah penyintas yang mendiami shelter pengungsian yang dibangun oleh Mercy dari Negara Malaysia itu, menyambut baik atas langkah yang sudah dilakukan oleh para pengurus dan kader partai NasDem.
Menurutnya selain dilatih dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana, perwakilan penyintas di Kelurahan Lere itu juga mengeluhkan soal kebutuhan dasar mereka yakni keterbatasan air bersih.


