Hal itu karena, kata Bupati, ada petunjuk teknis pengelolaan dana stimulan, yang ditindaklanjuti dengan peraturan bupati.
Selanjutnya, ia mengemukakan, penyaluran dana stimulan kepada warga melalui beberapa bank meliputi, BRI, BNI, Bank Pembangunan Daerah, Bank Syariah, dan Bank Syariah Mandiri. Bupati juga menerangkan bahwa, untuk stimulan tahap satu, sudah selesai.
Anggaran stimulan tahap satu senilai Rp46 miliar yang diperuntukkan kepada 1.800 rumah rusak berat, sedang dan ringan.
“Sisa dua persen yang belum tersalurkan. Artinya tersalurkan sudah 98 persen. Masalahnya yaitu warga belum memasukkan data lengkap. Bank tidak akan mencairkan dana ke rekening warga, bila data tidak lengkap,” ujar Bupati.
