Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu Iskandar Arsyad mengatakan secara teknis pembanguan Jembatan Palu V sangat sederhana dan tentunya tetap memerhatikan sisi kualitas konstruksi karena pemanfaatan infrastruktur tersebut untuk kebutuhan jangka panjang.

“Konstruksinya mengacu pada aspek-aspek kegempaan, artinya jebatan ini sudah dirancang khusus tahan gempa karena wilayah pembangunan infrastruktur ini masuk dalam zona tiga yang koefien gempanya 1,5 pada skala Richter per hari,” kata Iskandar.
Jembatan yang baru dibangun menyeberangi sungai Palu memiliki panjang sekitar 100 meter dengan tinggi dari permukaan air sekitar enam meter.

Berdasarkan sejumlah informasi yang berhasil dihimpun Koran Trilogi, proyek pembangunan Jembatan Palu V berupa bangunan bawah dan bangunan atas, dikerjakan oleh PT Bumi Duta Persada, yang dinahkodai oleh Amran Totou, dengan nilai kontrak Rp43.078.133.204, yang dibiayai oleh APBD Pemkot Palu TA 2019.
Pada kegiatan seremonial itu, turut hadir sejumlah pejabat di jajaran Pemkot Palu, Ketua DPRD kota palu, instansi lainya serta sejumlah tokoh masyarakat sekitar.
Penulis : Wahyudi, Ditha B Pasiak / Koran Trilogi
