Hingga saat ini, lanjut Rozaidil, pihaknya belum bisa berbuat apa-apa untuk pelaksanaan paket Preservasi Jalan Tomata-Beteleme yang dikerjakan oleh PT JBM akibat luapan air banjir yang merendam lokasi kegiatan dan peralatan kerja milik kontraktor pelaksana. Saat ini, pihak BPJN XIV Palu bersama kontraktor pelaksana dalam hal ini PT JBM, sepakat meneruskan kegiatan itu ketika cuaca sudah membaik.

“Saat ini belum bisa apa-apa, masih menunggu cuaca membaik, jika dipaksakan mungkin pelaksanaannya belum bisa optimal karena cuaca.” Jelas bekas Perencanaan BPJN XIV Palu itu.
Sementara itu kontraktor pelaksana proyek Preservasi Jalan Tomata-Beteleme PT JBM mengakui jika kegaiatan yang ditangani saat ini sedikit mendapat gangguan alam, sehingga menyebabkan kegiatan dilokasi tersebut menjadi terhenti.
“Saat ini kegiatan kami dilapangan belum bisa berbuat apa-apa, akibat gangguan alam. Curah hujan disana terus meningkat sejak seminggu yang lalu. Sehingga aktivitas kami terhambat, bahkan semua peralatan kerja kami ikut kena banjir.” Kata Direktur Tehnik PT JBM, Subhan, kepada koran Trilogi.

